Sejak lama pemerintah Indonesia menggalakan dilakukanya imunisasi. Dan ternyata masih banyak yang belum memahami pentingnya melakukan imunisasi. Bagi mereka yang belum memahami pentingnya imunisasi wajar mereka menolaknya, karena itu saya akan coba menjelaskan pentingnya imunisasi.
Imunisasi daimbil dari kata immune yang berarti kebal. Imunisasi sendiri
bermakna pemberian kekebalan agar terhindar dari penyakit tertentu. Proses
imunisasi sendiri dapat dilakukan dengan dua cara, imunisasi pasif dan
imunisasi aktif.
Pada imunisasi pasif dokter menyuntikan serum atau cairan yang berisi
kekebalan terhadap suatu zat atau penyakit. Hal ini dapat dianalogikan seperti
mengirim bala bantuan tentara yang sudah terlatih untuk mencegah serangan dari
luar. Pada saat kuman datang, yang dapat dianalogikan sebagai tentara musuh,
para pasukan khusus tersebut sudah siap melindungi tubuh dan akhirnya sakit nya
tubuh dapat dicegah. Contoh imunisasi jenis ini antaralain immunoglobulin anti
rabies, atau immunoglobulin anti Rhesus (Rhogam©).
Imunisasi kedua adalah imunisasi aktif. Pada imunisasi jenis ini dokter
menyuntikan (atau meminumkan) penyebab dari penyakit. Misalnya pada imunisasi
polio dokter akan peneteskan kuman polio kemulut anak. Tenang kuman yang
dimasukan kedalam tubuh adalah kuman yang sudah dilemahkan ataupun bagian dari
kuman yang dibuat dengan teknologi yang canggih. Bisa dibayangkan virus yang
sudah tak dapat dilihat dengan mata telanjang dibagi lagi menjadi lebih kecil.
Pada imunisasi jenis kedua ini dapat dianalogikan speerti kita menangkap
salah satu penyusup dan mengintograsinya untuk mempelajari cara kerja musuh dan
akhirnya membuat sekolah khusus yang akan mencetak banyak sekali pasukan khusus
untuk melindungi diri kita.
Tentu saja mempelajari dan pencegah akan memerlukan
waktu yang lebih lama daripada mendatangkan pasukan khusus yang sudah jadi,
selain itu terkadang aka nada efek demam dari bagian kuman tersebut tapi masih
dalam batas yang aman. tapi karena kita akhirnya memiliki sekolah pasukan
khusus sendiri, tentu akan lebih efektif. Contoh imunisasi jenis ini adalah
imunisasi polio dan BCG.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar